Lompat ke isi

Resiko Obat Penahan Nyeri dengan Stroke

Oktober 5, 2010

Baru-baru ini  dalam suatu penelitian di Denmark  telah ditemukan suatu asosiasi pemakaian obat penahan nyeri NSAID (lihat daftar dibawah) dengan tingginya kejadian stroke (telah di terbitkan dalam suatu jurnal online The Hearth) oleh Dr Gunnar Gislason.

Girlason dan team melakukan penelitian pada sekelompok individu dengan usia lebih dari> 10 tahun dengan tendensi pemakaian obat penahan nyeri yang kronis karena ketersedian obat yang bebas dipasarkan. Dan dalam hasil kelompok uji dengan individu sehat ternyata hasilnya terdapat peningkatan resiko stroke dari sekitar 30 % untuk pemakaian obat ibupropen dan naproxen hingga 86% dengan diklofenak. Serta untuk penentuan nilai resiko dari fatal dan non fatal stoke yang berasosiasi dengan penggunaan NSAIDs dengan Cox proportional-hazard modelsdan analisa kasus salingsilang.

Tabel 1. Risk of stroke with various NSAIDs

NSAID HR (95% CI) for risk of stroke
Ibuprofen 1.28 (1.14-1.44)
Diclofenac 1.86 (1.58-2.19)
Rofecoxib 1.61 (1.14-2.29)
Celecoxib 1.69 (1.11-2.26)
Naproxen 1.35 (1.01-1.79)

Terdapat beberapa hipotesis tentang mekaniska keterkaitan NSAIDs dengan kejadian kardiovaskular yang meliputi peningkatan efek trombotik dari keping darah (platelat), endotel dan plaque atherosklerosis, peningkatan tekanan darah, efek terhadap ginjal dan retensi garan natrium.
Saran dari peneliti yaitu perancangan regulasi distribusi obat NSAIDs yang lebih di perketat
(dikutif dari NSAID use associated with future stroke in healthy population SEPTEMBER 8, 2010 di web www.theheart.org)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.